Posts

Rindu Katanya

Cinta berkata, Rindu katanya... Katanya waktu akan menyembuhkan Menyembuhkan hati yang luka Luka karna pisah tanpa kata Kata hanya tersimpan tanpa ucap Ucap maaf, ucap terimakasih Terimakasih untuk seluruh waktu Waktu bersama walau sesaat Sesaat penuh makna dalam jiwa Jiwa kini sepi namun penuh asa Asa bertemu melihat sesaat Sesaat menatap wajah Wajah tersenyum walau dalam mimpi Mimpi sedikit menyapa jiwa Jiwa rindu oleh sapamu Sapa hangat dalam dasar sukma.. Rindu berkata, cinta katanya... Masih kah ada? Perlukan dicari? Haruskan dipertanyakan? Benarkah untukku? Ternyata bukan Nyatanya tidak Buktinya dusta Katanya cinta maka rindu... Buktinya dusta menutup asa Nyatanya khianat menghapus harap Adakah tersisa? Apa yang mau dibuktikan? Janji? Harapan? Apa? Nyatanya hanya perih yang diberikan Nyatanya janji semanis madu bunga Bunga yang layu tak kunjung mekar Luruh.. lepas.. kering dan hilang. Lepas sudah Biarlah berlalu Biar janji terucap, yang khianat yang menuai Nikmati penyesalan tiad...

Benarkah Cinta itu Ada

 BENARKAH CINTA ITU ADA By: tataanastasia2025 Tuhan, benarkah cinta itu ada? Atau sebatas fatamorgana? Aku mendengar tangisan anak kecil Pedih.. dalam.. perih Menanti kasih, rindu ibu yang mengerdil Dengan langkah kecil tertatih Raut mukanya mengatakan adakah cinta untuk ku walau secuil Benarkah cinta itu ada? Jika ada, kemana dia? Jika ada, kemana saat aku terpuruk kemana saat aku menangis pedih, perih Aku kehilangan kaki tuk berpijak Tak ada tangan terulur untuk ku raih kemana cinta saat ku butuh.. kemana... Benarkah cinta itu nyata? Jika nyata kenapa hanya sebatas kata? Diujung ruang ini, aku terpekur sendiri... ya.. sendiri menanti kata cinta datang mengaur mengisi relung hati yang sepi sepi dari ketiadaan cinta ku masih menunggu datanya cinta jika itu nyata

RINDUKU SEDEKAT NADI

Image
 RINDUKU SEDEKAT NADI Terbangun dari tidur panjang pengang, gelisah, resah apa yang membuatku gamang apa yang mengusik jiwa membasah kalbuku kering kerontang merindu hasrat yang menguar kemana perginya setitik cahaya kunang penuntun asa dipucuk suar rindu, satu kata berkumandang mengusik jiwa gundah menerpa terpekur raga menunggu datang panggilan jiwa menyapa raga pasrah terpekur diujung ruang diatas sajadah panjang airmata bersaksi dalam dekap jiwa terkikis kenang kini jiwa menunggu rindu sedekat nadi #tata2025